Lelah
Tubuh ku lelah tuk terus menantang masa depan.
Kaki ku lelah tuk melangkah.
Tangan ku lelah tuk mengukir masa depan.
Mataku lelah tuk menatap jauh ke depan.
Mulut ku lelah tuk berbicara.
Butiran keringat darah yg jatuh.
Adalah wujud perjuanganku.
Sering aku mengeluh.
Saat aku jatuh, Saat aku rapuh.
Aku bertanya pada awan
kemana bidadari yang dulu pernah menyemangati ketika ku lelah
Menghiburku ketika ku sendiri
Dan tempat untuk ku mencurahkan hati
Tapi... Yang ada hanya langit biru
Yang hanya... diam membisu
Seolah tak mau tahu
Bahkan ketika hati ini menyimpan rindu
Kini... Aku tak perduli
Biarkan saja aku berjalan sendiri
Tercabik oleh kepedihan
Dan di tinggalkan oleh harapan
Kenapa harus takut?
Bukankah dunia bukan untuk seorang pengecut
Yang diam diantara makian
Dan berjalan bersama hinaan
Jangan hidup
Dengan hati yang telah mati
Jangan bersandar
Walau kaki tak kuat untuk berlari
Dan hidup itu.........
Adalah kata lain dari perjuangan
No comments:
Post a Comment